Wisata Jogja Murah Backpacker

Wisata jogja murah backpacker – Kebanyakan orang pasti suka travelling. Termasuk juga anda juga, bukan? Sangat banyak hal-hal baru yang kita bisa tahu dengan travelling. Berkunjung ke beragam tempat wisata baru yang belum pernah dikunjungi terlebih dulu. Temukan pengalaman-pengalaman baru. Serta yang paling penting, beri kesegaran diri dari kebiasaan harian yang kadang-kadang bikin jemu. Kadang-kadang kita memanglah mesti sediakan waktu untuk travelling supaya fikiran jadi lebih santai. Perasaanpun jadi lebih bahagia. Kita bakal kembali semangat dalam melakukan kebiasaan sehari-hari. Karenanya, yuk mulai agendakan berlibur kita. Indonesia adalah negara yang begitu kaya akan tempat-tempat wisata. Satu diantara tempat yang populer banyak tempat wisata yaitu kota Jogjakarta. Terdapat beberapa sekali tempat wisata Jogja di kota gudeg ini. Satu diantara sebagai tujuan dari beberapa traveller adalah candi-candi menakjubkan yang ada di penjuru Jogja pengalaman buruk airy rooms.

Jogjakarta memanglah mempunyai candi yang cukup banyak jumlahnya. Satu diantaranya adalah candi ijo. Seperti apa sih candi ijo? Bagaimana caranya menuju candi ijo itu? Nah, mari kita baca penjelasan berikut. Candi ijo, mungkin saja tak kebanyakan orang pernah mendengar nama candi ini. Candi ini memanglah belum setenar candi prambanan atau candi ratu boko. Tetapi kekhasan candi satu ini tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Terdapat di daerah yang tinggi, sekitaran 410 m diatas permukaan laut bikin candi ini begitu sejuk serta nyaman untuk dikunjungi. Candi ini adalah candi yang letaknya paling tinggi di jogjakarta, tepatnya di desa sambirejo, prambanan, sleman. Kita bisa nikmati panorama kota jogja sejauh mata melihat waktu ada di lokasi candi ijo ini.

Nama candi ijo sendiri datang dari nama lokasi tempat berdirinya candi itu. Yakni bukit hijau atau gumuk ijo. Nama candi ijo pertama diketemukan dalam prasasti poh. Kompleks candi ijo merupakan hasil kombinasi pada budaya hindu serta budha. Hal itu terlihat dari saat makara serta motif-motif lain yang ada di pintu masuk candi ini. Terbagi dalam 17 susunan candi yang terdiri dari 11 teras berundak. Candi ini di bangun sangka-sangka pada era ke-10 sampai era ke-11 masehi. Sekarang ini luas tempat candi ijo sekitaran 0,8 hektar, tetapi luas sesungguhnya diprediksikan jauh semakin besar dari itu. Kompleks paling utama candi terdapat dibagian paling tinggi di samping timur. Ada 1 candi induk, candi pengapit serta candi perwara. Di depan candi paling utama tredapat 3 candi dengan ukuran lebih kecil. Ketiga candi itu di bangun untuk memuja dewa brahma, dewa wisnu serta dewa shiwa. Candi induk berupa dasar persegi empat. Pintu masuk candi induk terdapat sekitaran 120 cm diatas tanah. Oleh karenanya pintu diperlengkapi dengan sebagian anak tangga yang kanan kirinya diperlengkapi dengan makara. Makara adalah makhluk yang diakui mempunyai badan berupa ikan serta mempunyai belalai seperti gajah. Di atas pintu masuk candi paling utama ada kepala saat yang bersusun. Didalam candi paling utama ada ruang dengan lingga yoni yang melambangkan menyatunya dewa shiwa dengan dewi parwati. Lingga yoni yang ada di candi ijo ini adalah lingga yoni paling besar di indonesia.